Tampilkan postingan dengan label adi utarini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adi utarini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Juni 2013

Pemberdayaan Karyawan di Rumah Sakit



Pemberdayaan Karyawan di Rumah Sakit
(Studi Kasus di bagian Manajemen RSUD dr. H. Mohamad Rabain
Kabupaten Muara Enim)
Employee Empowerment in Hospital
(Case Study in Mohamad Rabain Hospital in Muara Enim, South Sumatera Province)

Fauzil Ansyori [1] Adi Utarini [2]  Andreasta Meliala[3]

Abstract
Background; Employee empowerment is the key to success for an organization in facing the globalization era. Hospital, as an organization working in the field of health care in the era of globalization, smart technology, which focuses on customer satisfaction, needs to empower its employees. A number of studies in the literature of health services (public health care) has suggested that employee empowerment is related to job satisfaction, productivity, performance, organizational commitment, and organizational sustainability. However, most of the studies were conducted on nurses, the foremost human resources in hospital; the investigator had not been able to locate such research on management staff (structural section), which was argued to also play a crucial role in supporting and facilitating the passage of service.

Rabu, 29 Mei 2013

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ............Part 2



  1. Pembahasan
  1. Gambaran Power  Karyawan Bagian Manajemen
Kanter (1993) percaya bahwa akses pertama dalam pemberdayaan karyawan adalah tingkat kekuasaan formal (formal power) dan informal (informal power) yang dimiliki individu dalam organisasi. Kekuasaan formal berasal dari pekerjaan dan karyawan yang mempunyai fleksibilitas, visibilitas, dan kreativitas. Kekuasaan formal juga berasal dari pekerjaan yang dianggap relevan dengan pendidikan (kompetensi) dan bermanfaat bagi organisasi. Kekuasaan informal dikembangkan dari hubungan dan jaringan dengan rekan kerja, bawahan-atasan, dan hubungan di luar organisasi.